Studi Kritis Sejarah Menyikapi Pluralitas Spiritualitas dari Persekutuan Doa Pietis dan Gereja Masehi Injili di Timor

Suatu Kajian Teologis-Historis

Penulis

  • Janter Rano Baki Fakultas Teologi, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang

DOI:

https://doi.org/10.55935/thilo.v5i1.265

Kata Kunci:

Pietisme, Kelompok Doa, Profil Spiritual, Model Taman

Abstrak

Konflik antara anggota Persekutuan Doa dan warga Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) karena perbedaan spiritualitas telah menjadi pergumulan GMIT dalam lingkup jemaat secara umum. Hubungan keduanya cenderung saling mendominasi, yang akhirnya menimbulkan kerenggangan. Artikel ini bertujuan untuk menemukan alternatif bagi GMIT dalam mengelola pluralitas spiritualitas secara relevan. Artikel ini menggunakan pendekatan teologis yang dipadukan dengan pendekatan historis fenomenologis oleh Jan S. Aritonang. Pada akhirnya, artikel ini menawarkan “model taman” menurut Joas Adiprasetya dan "profil spiritual” karya Tom Hovestol sebagai alternatif solusi bagi  persoalan di antara warga GMIT dan anggota-anggota Persekutuan Doa. Model Taman menawarkan sebuah gambaran bahwa  orang percaya memiliki cara yang berbeda-beda dalam mengekspresikan pengalaman, cinta, dan relasi mereka dengan Allah Tritunggal. Sedangkan Profil Spiritual menawarkan sebuah model pembelajaran bersama dengan basis pelayanan Yesus, yakni melalui koinonia dan marturia. Dengan menggunakan kedua pendekatan iniGMIT memberikan ruang bersama untuk mengenal keunikan masing-masing melalui diskusi bersama tentang Firman Tuhan secara mendalam dan belajar disiplin rohani, sehingga terjadi keterbukaan timbal-balik dan memulihkan relasi yang renggang. Dua alternatif tersebut mampu mengelola pluralitas spiritualitas dalam persekutuan secara utuh dan seimbang.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adiprasetya, Joas. “Dari Tangga ke Taman: Multiplisitas Pertumbuhan Iman dan Implikasinya bagi Karya Pedagogis, Pastoral, dan Liturgis Gereja.” Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 4, no. 2 (2020): 129–139.

Agata dkk, Bulanda. “Pendidikan Kristiani Membangun Nilai Spiritualitas Remaja Kristen.” SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 3, no. 2 (2022): 115–128.

Aritonang, J.S. Berbagai Aliran di dalam dan di sekitar Gereja. 16 ed. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2018.

Artanto, W. “Spiritualitas Pelayanan: Perjumpaan dengan Allah dan Sesama dalam Pelayanan.” In Pelayan, Spiritualitas & Pelayanan, 7–8. Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen, 2012.

Prout, W.C. “Spener and The Theology of Pietism.” Oxford University Press 15, no. 1 (1947): 49. http://www.jstor.org/stable/1457267.

Chan, S. Spiritual Theology: Studi Sistematis Tentang Kehidupan Kristen. Andi Offse. Yogyakarta, 2010.

Wellem, F.D. “Spiritualitas Kristiani dalam Rentangan Sejarah Gereja.” Konsensia: Wacana Teologi Sosial (2018): 62–68.

van den End, T. Harta Dalam Bejana. 29 ed. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2018.

Enklaar, H. Berkhof & I.H. Sejarah Gereja. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2018.

Hovestol, T. Spiritual Profiling: How Jesus Interacted with 8 Different Types of people and Why It Matters For You. Chicago: Moody Publishers, 2010.

Inabuy, J.E.E. “Karakter dan Spiritualitas Hamba: Memutus Lingkaran Setan Kekerasan.” Eureka: Jurnal Penelitian Teologi Kontekstual 3, no. 2 (2015): 152.

de Jonge, C. Pembimbing ke Dalam Sejarah Gereja. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2009.

Cooley, F.L. Benih Yang Tumbuh XI. Jakarta: Lembaga Penelitian dan Studi DGI, 1976.

Nuban Timo, E.I. Aku Memahami Yang Aku Imani: Memahami Allah Tritunggal, Roh Kudus, dan Karunia-Karunia Roh secara Bertanggung Jawab. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2019.

Pattipeilohy, S.Y.E. “Calvin dan Spiritualitas Kerahiman.” Gema Teologika 2, no. 2 (2017): 131.

Malelak, E.R. “Makna Liturgi Ibadah Minggu GMIT Menurut Anggota Persekutuan Doa: Suatu Tinjauan Teologi Terhadap Makna Liturgi Ibadah Minggu GMIT Menurut Anggota Persekutuan Doa Utusan Muda Soe.” Kupang: Fakultas Teologi UKAW, 2021.

Rachmadi, S. “Teologi, Filsafat Keilahian, dan Spiritualitas: Problematika Lokus Ilmu Teologi dalam Sistem Pendidikan Nasional Indonesia.” Kurios 7, no. 2 (2021): 288–289.

Toenlioe, J.S. “Devosi Kelompok Persekutuan Doa.” Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana Institutional Repository, 2017. https://repository.uksw.edu/handle/123456789/15970.

Siregar, J.A. “Pandangan Teologi Pribadi Yang Relevan Dengan Dekade II Abad XXI.” Kerusso: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. January (2012): 22. https://ejournal.sttoi.ac.id/index.php/kerusso1/article/view/36.

Situmorang, K. “Teologi dan Spiritualitas Kristen: Kembali Kepada Kesejatian ‘Imitatio Christo.’” Jurnal Teologi Rahmat 5, no. 1 (2019): 25.

Soetopo, C. Pelayan, Spiritual dan Pelayanan. Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen, 2012.

Temaluru, Y.S. “Pengembangan Kesalehan Sosial Pada Joy Fellowship.” Yogyakarta: Pascasarjana Teologi Universitas Kristen Duta Wacana, 2015.

Telnoni, J.A. “Gereja Menghadapi Kelompok Doa.” Jurnal STT INTIM 4 (2003): 24, 25, 28. https://adoc.pub/gmit-menghadapi-kelompok-doa-oleh-j-a-telnoni.html.

Verkuyl, J. Etika Kristen dan Kebudayaan. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 1996.

Peters, G.W. Indonesia Revival Focus On Timor. Machigan: The Zondevan Corporatino Grand Rapids, 1997.

Wijoyo, H. “Keragaman dan Keseragaman: Keniscayaan dalam Spiritualitas Kristen Sejati.” Jurnal Amanat Agung 11, no. 2 (2015): 335, 341–342, 345, 350–353.

File Tambahan

Diterbitkan

30-05-2023

Cara Mengutip

Rano Baki, J. (2023). Studi Kritis Sejarah Menyikapi Pluralitas Spiritualitas dari Persekutuan Doa Pietis dan Gereja Masehi Injili di Timor: Suatu Kajian Teologis-Historis . Studium Biblicum, 5(1), 23–47. https://doi.org/10.55935/thilo.v5i1.265

Terbitan

Bagian

Articles